Thursday, 2 October 2014

Menginterpretasi Makna Teks Anekdot Baik secara Lisan maupun Tulisan

Menginterpretasi adalah :
1. Memberi tafsiran terhadap makna tersirat / implisit atau maksud tersembunyi.

2. Interpretasi juga berarti pemberian kesan, pendapat, atau pandangan terhadap sesuatu

Langkah langkah menginterpretasi:
1. Baca teks tersebut dengan seksama
2. Tafsirkan makna implisit atau maksud yang tersirat

Kaidah kebahasaan teks anekdot:
1. Menggunakan waktu lampau, seperti:  saya menemukannya semalam
2. Menggunakan pertanyaan retoris ( pertanyaan yang tidak memerlukan jawaban ), sepert : Apakah kamu tahu?
3. Menggunakan kata sambung ( konjungsi ) waktu ( temporal), seperti: kumudian, setelah itu, dll
4. Menggunakan kata kerja, seperti:  pergi, tulis, dll
5. Menggunakan kalimat perintah
6. Menggunakan kalimat seru

Ciri-ciri teks anekdot:
1. Berupa teks cerita
2. Sindiran
3. Lucu/komedi
4. Menarik
5. Singkat
6. Nyata
7. Partisipan ( tokoh/pelaku)
8. Kritik

Struktur teks anekdot:

1. Abstraksi berupa isyarat apa yang akan diceritakan berupa kejadian yang tidak lumrah, tidak biasa, aneh, atau berupa rangkuman atas apa yang akan diceritakan atau dipaparkan
2. Orientasi yaitu pendahuluan atau pembuka berupa pengenalan tokoh,  waktu, dan tempat
3. Krisis yaitu pemunculan masalah
4. Reaksi yaitu tindakan atau langkah yang diambil untuk merespon masalah
5. Perubahan yang terjadi pada tokoh dan pelajaran yang dapat dipetik dari cerita, sifatnya opsional.

Sekian pembahasan dari saya. Semoga bermanfaat
Terimakasih ☺☺☺������������������������